Powered By Blogger

Saturday, February 5, 2011

My BB

My BB is my best friend…..

Selalu setia meneman dikala sendiri….. Kecuali jika sedang low bat, makanya aku menyediakan semua keperluannya agar tetap bisa on terus, baik itu charger mobil maupun baterai cadangan.

My BB is very canggih…. Bisa surfing internet – tapi gak bisa konten porno karena sudah diblok oleh pemerintah - ketika sedang menunggu teman yang janjinya tidak bisa dipercaya.

Obat penghilang bête ketika sedang dalam antrian Bank, bioskop, kasir, atau kemacetan kota Jakarta yang menurut penelitian pada tahun 2010 yang lalu rata-rata kecepatan mobil hanya 10 km/jam!!!!

Tempat pelarian paling oke waktu salah tingkah diliatin lawan jenis ketika di restaurant atau di tempat-tempat lain…. Pura-pura sibuk BBM-an padahal sih hati jengah juga, tengsin diliatin orang yang rada-rada ganjen…. Bukan GR loh tapi PD aja :-D

Bisa langsung ketik ketika dapat inspirasi dan langsung mengirimkannya ke teman-teman atau sekedar buat koleksi pribadi…

Bisa buat tertawa ketika dapat kiriman BBM yang lucu.

Menitikkan air mata karena emosi tersentuh membaca BBM cerita-cerita yang sedih.

Bisa buat takut juga dan was-was membaca kisah-kisah kejahatan di jalan.

Bisa membangkitkan semangat membaca kata-kata motivasional dan inspirasional.

Tapi seringkali juga langsung hapus saja kiriman BBM-annya karena sudah ngulang-ngulang terus, bahkan ada beberapa cerita yang sudah kita baca dari dua tahun lalu dan masih mutar-mutar entah kemana saja dan putarannya kembali ke BBM kita, cape deh….

Kadang juga tersenyum sinis ketika membaca BBM-an teman berisi kata-kata religius hasil nyontek alias copas dari orang lain, tanpa teman ini menyebutkan sumbernya jadi seolah-olah buatan sendiri, hahahaha…….

My BB keren juga bisa buat grup contact list sesuai klasifikasi teman. Ada grup teman SD, SMP, SMA, kuliah, teman gereja, Nah, yang teman gereja ini dibagi-bagi lagi tergantung pelayanannya apa, ada yang buat grup usher khusus buat tim pelayanan usher, profetik buat yang pelayanannya nyanyi-nyanyi, ada yang grup guru-guru sekolah minggu, dan lain sebagainya. Nah, buat yang kebanyakan pelayanan malah jadi bingung, karena grup di BB-nya jadi banyak akibatnya BB jadi lemot, hehehe…..

Tapi kadang My BB bisa bikin kesal juga karena sulitnya mencari nama teman di contact list karena saking canggihnya dan kreatifnya, teman menulis namanya dengan hruf-huruf yang sangat ajaib dan susah dibaca, even kadangkala itu bukan huruf kali, Cuma keliatannya seperti huruf….

Tapi akhir-akhir ini saya merasa kenapa My BB lama kelamaan tidak lagi menempatkan dirinya sebagai teman yang sederajat. Dia lambat laun memainkan jurus manipulatif dan menempatkan dirinya sebagai penguasa hidup saya.

Dengan ilmu kanuragannya dia menghipnotis dan membuat saya menjadi seperti orang autis yang menjadi asing dengan lingkungan.

My BB seperti pasangan yang sangat pencemburu dan tidak rela berbagi diri saya dengan yang lain. Dia memenjarakan saya dengan pesonanya, saya terikat dengan dia.

Bahkan anak, istri, keluarga, teman dan pekerjaan jadi agak terbengkalai….. Coba bayangkan, sudah seharian tidak ketemu istri karena masing-masing sibuk bekerja, ketika sore hari menjemput istri, eh, bukannya ngobrol melepas rindu malah masing-masing saling diam di tengah kemacetan Jakarta dan sibuk main BB…

BB.. Oh.. BB.. Engkau mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat….

Malah kadangkala stir mobil sambil BB-an. Busettt…. Saking seremnya akibat menyupir mobil sambil BB-an, Will Smith sampe bikin film tentang kecelakaan yang diakibatkan karena sang pengemudi BB-an sambil nyetir, judulnya kalo tidak salah Seven Pound….

Saya harus bisa mengalahkan pesona My BB, harus!!! Saya komitmen tidak ada sesuatu apapun yang bisa menggantikan hubungan interpersonal secara langsung, apalagi hanya dengan hubungan melalui dunia maya yang tak terlihat dan hanya berupa tulisan.

Hubungan yang tak berasa dan tak berupa hanya digantikan oleh ikon-ikon kuning bulat sebagai ganti emosi secara langsung yang bisa terasa dan terlihat melalui intonasi suara, bahasa tubuh dan mimik wajah.

Manusia bukan robot dan tidak bisa menggantikan kehakikian hubungan interpersonal secara langsung dengan hanya hubungan dunia maya.

BB dibuat kecil dan muat digenggaman tangan sebagai pelambang bahwa dia berada digenggaman tangan kita, bukan sebaliknya kita berada digenggamannya, kita yang menguasainya bukan dia yang menguasai kita.

Tuesday, November 9, 2010

Rumah yang paling indah adalah rumah yang di dalamnya ada cinta

Makanan yang paling lezat adalah makanan yang disantap dengan hati yang bersyukur.

Penyembahan paling tinggi adalah dengan segala kesungguhan dan ketulusan kita mampu berkata: "Bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu yang jadi."

Kesuksesan sejati adalah ketika orang-orang memuji karakter kita dan bukan apa yang kita miliki.

Pencerahan sejati adalah ketika kita mampu berkata: "Semua kuanggap sampah, karena pengenalanku akan Kristus."

Orang paling kaya adalah seseorang yang berkata: Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya."

Kemiskinan yang paling miskin adalah ketika kita menganggap kita tidak punya sesuatu untuk diberikan kepada orang lain, tidak juga bahkan kata-kata "encouragement" atau sebuah pujian.

Pelayanan yang paling murni adalah ketika kita memberikan lebih dari apa yang kita dapatkan.

Hamba Tuhan sejati adalah mereka yang mampu berkata: "Kami hanya hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang Tuhan suruh kami lakukan."

Penghargaan sejati adalah ketika dibalik pintu kematian Tuhan bersabda: "Sabaslah wahai hamba-Ku yang baik dan setia, sekarang masuklah dan turutlah dalam kegembiraan tuanmu"

Tuesday, February 2, 2010

I WANT TO BREAKFREE!!!

Seorang sahabat yang terkenal cerdas dan juga seorang filsuf amatir (Hehehehe…. Sorry mayori Amang) menulis di wall facebook-nya demikian:

“Menciptakan sebuah kebebasan di dalam diri ternyata menciptakan keterikatan baru di dalam diri..... dan pada akhirnya tidak ada manusia yang bebas......”

Saya jadi merenungkan kalimat tersebut di atas. Benarkah tidak ada yang namanya kebebasan bagi manusia? Apa sih kebebasan itu? Kenapa banyak orang yang mengejar kebebasan, memberontak terhadap aturan-aturan yang berlaku malah mendapati dirinya berada di bawah perbudakan yang lain? Diperbudak narkoba, diperbudak hutang, diperbudak pornografi dan seks menyimpang, diperbudak oleh (maaf?) pelayanan dan gereja, terikat oleh kelompok tertentu dan tidak bisa keluar dari kelompok tersebut atau merasa diri tidak akan mampu dan merasa diri tidak berharga bila hidup di luar kelompok tersebut. Diperbudak oleh atturan-aturan yang menjemukan dan menyusahkan. Saya pernah mendengar cerita tentang hamba Tuhan dari sebuah gereja yang mengajarkan jemaatnya, bahwa pindah atau keluar dari gerejanya akan mendatangkan kutuk. Bahkan gereja membawa jenis keterikatan dan perbudakan lainnya. Bahkan ada gereja yang mengajarkan jemaatnya untuk mengikuti aturan-aturan tertentu, tidak makan makanan tertentu, mentaati hari-hari tertentu yang jika dilanggar akan mendatangkan kutuk. Bukankah Tuhan Yesus mengatakan di dalam Yohanes 8:36:

“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."

Kata “benar-benar” adalah terjemahan dari kata Yunani “ontos”, yang bermakna sesungguhnya, sebenar-benarnya, pada kenyataannya. Sedangkan kata “merdeka” diterjemahkan dari bahasa Yunani “eleutheros” yang bermakna merdeka, dibebaskan dari perbudakan-bukan lagi seorang budak. Jadi ayat di atas bermakna apabila Tuhan Yesus memerdekakan kita maka kita sebenar-benarnya, sesungguhnya, pada faktanya kita merdeka, bukan lagi budak. Tapi mengapa gereja yang seharusnya menjadi sang pewarta kebebasan justru “memperbudak” jemaat-Nya dengan aturan-aturan yang bertentangan dengan spirit yang Kristus bawa?


Ada banyak orang yang memberontak terhadap aturan dan tatanan yang berlaku di masyarakat, hidup bebas, hidup dijalanan. Melakukan apa yang dulu dianggap tabu. Pada akhirnya mereka - sadar maupun tidak - mendapati dirinya berada di bawah perbudakan yang lain. Contohnya anak-anak yang kabur dari rumah dan bergaya hidup hippies. Mereka melakukan apa yang dulu dilarang. Pasang anting di bagian-bagian tubuh yang tidak lazim, men-tatto tubuh mereka. Mereka diperbudak oleh filosofi hidup mereka. Untuk menyambung hidup mereka jadi pengamen. Tanpa sadar hidup mereka dibatasi oleh pemberian orang hasil mengamen. Ketika mereka dibatasi, sesungguhnya mereka tidak bebas. Ketika mereka menjadi tua dan tidak lagi produktif tebak nasib mereka akan seperti apa? Tersisih dan terbuang, hidup dari belas kasihan negara dan orang lain. Itukah yang namanya kebebasan?

ADAKAH KEBEBASAN ITU?

Benarkah ada kebebasan bagi manusia? Benarkah bebas berarti lepas dari semua aturan dan tatanan yang berlaku di masyarakat secara umum? Ada sebuah film yang menceritakan kisah yang menarik. Film tersebut mengisahkan seorang suami yang juga seorang karyawan di sebuah kantor. Pria ini merasa istrinya dan aturan-aturan kantor membelenggunya, membuat dia tidak bebas. Pria ini merindukan kebebasan sejati. Bebas dari tanggung jawab di kantor tapi tetap dapat gaji, merindukan bisa bebas dari istrinya tanpa perceraian dan hidup pesta pora. Lalu solusi datang. Ada sebuah perusahaan yang dapat membuat robot sangat mirip dirinya. Robot ini berwajah dan berperawakan persisi sama dengan dirinya. Bersuara dan bertingkah laku mirip dirinya. Setelah harga disepakati maka robot dikirm dan mulai melakukan tugasnya sebagai diri si pria ini. Robot ini bekerja dengan baik dan pulang menjadi suami yang baik buat istrinya. Sementara sang pria hidup pesta pora, hidup dari satu wanita ke wanita lainnya. Namun, lambat laun kebebasan yang dia hidupi membuat dia bosan. Pria ini kembali pulang ke rumah. Melalui jendela rumah dia mengintip dan melihat bagaimana robot ini telah menjadi suami yang sangat baik. Dia melihat bagaimana istrinya sangat berbahagia. Keluarganya menjadi keluarga yang berbahagia. Si pria menginginkan kehidupannya kembali. Dia menginginkan pernikahannya kembali. Dia menginginkan pekerjaannya kembali. Kebebasan yang dia kejar ternyata menjemukan.

Jadi apakah itu kebebasan? Jangan-jangan kita mengejar kebebasan yang salah. Jangan-jangan apa yang kita pikir kebebasan adalah ternyata bukanlah kebebasan. Atau adakah yang namanya kebebasan itu? Jangan-jangan juga kita mengejar sesuatu yang tidak ada.

BEBAS? MIMPI KALI YE…???!!!

Manusia adalah makhluk terbatas. Artinya kita memang dibatasi oleh banyak hal. Ruang dan waktu membatasi kita. Sakit penyakit dan kefanaan pada akhirnya menghentikan kita. Pengetahuan kita membatasi gerak dan langkah kita. Manusia memerlukan sumber-sumber lain di luar dirinya untuk bertahan hidup. Selama manusia masih membutuhkan sumber-sumber lain di luar dirinya, maka selama itu juga manusia tidak bisa bebas. Makanya manusia bukanlah makhluk bebas. Minimal tidaklah sebebas yang sebagian orang pikirkan. Bahkan hidup kita sendiri diberikan kepada kita, dan akan diambil pada waktu-Nya kelak. Semua yang kita lakukan, kehidupan yang kita jalani akan dimintakan pertanggungan jawab. Kita tidak memiliki hidup kita. Jadi sejatinya manusia itu bukanlah makhluk bebas, dalam artian manusia bukan makhluk independen.

HAMBA KEBENARAN ATAU HAMBA DOSA

Sejatinya manusia bukanlah majikan atas hidupnya. Manusia adalah seorang hamba. Manusia diciptakan untuk melakukan kehendak Tuhan, oleh karenanya menjadikan manusia, hamba Tuhan. Namun kemudian dosa menyebabkan manusia berubah setia dan menjadi hamba dosa, karena manusia lebih suka mengikuti keinginan daging.

Galatia 5:17 mengatakan:

“Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.”


Apakah keinginan daging itu? Paulus mendefinisikannya dengan baik di dalam Galatia 5:19-21:

“Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,

penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

Kemudian Paulus membandingkannya dengan keinginan roh, pada ayat 22-23

“Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”


Kira-kira dari kedua definisi di atas manakah yang lebih suka kita lakukan? Jika bicara keinginan, tentu setiap kita ingin melakukan buah roh bukan? Tapi jika kita bicara dorongan hati maka kita cenderung melakukan keinginan daging. Keduanya saling bertolak belakang.

Roma 8:6 mengatakan:

“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.”

Dari mulai lahir kita cenderung menjadi hamba daging, kita mengikuti keinginan daging. Kemudian Kristus datang memerdekakan kita

“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”

Galatia 5:1

Kita dibebaskan untuk menjadi hamba Allah. Loh, kok tetap hamba? Katanya merdeka? Kok istilahnya tetap hamba? Dengan menjadi hamba Allah kita akan melakukan kebenaran, dan menjadi hamba kebenaran. Karena dengan menjadi hamba kebenaran manusia akan benar-benar menjadi manusia seutuhnya, dan dengan demikian manusia akan mengalami kebebasan sejati. Kebebasan sejati manusia adalah dibebaskan dari kehendak dosa dan dikembalikan menjadi hamba Allah. Karena memang dari awal penciptaan, manusia diciptakan untuk melakukan kehendak Allah. Manusia akan mencapai kesempurnaannya ketika manusia melayani Allah di dalam kehendak-Nya. Sebaliknya ketika manusia melayani kehendak dosa, manusia berada di bawah perbudakan dosa.


Manusia akan mengalami degradasi kemanusiaannya ketika manusia melakukan kehendak daging. Contohnya ketika terjadi kerusuhan besar di Jakarta pada bulan Mei 1998. Apa yang terjadi? Manusia menjadi jahat, bahkan secara akhlak lebih rendah dari binatang. Manusia membunuh, memperkosa, menjarah, melukai. Apa yang terjadi di bagian lain di dunia ini juga sama. Pembantaian orang Yahudi oleh Nazi Jerman, ethnic cleansing di Rwanda (tontonlah film Hotel Rwanda atau Tears Of The Sun), Idi Amin di Uganda, Pol Pot di Kamboja dan masih banyak lagi yang lain. Manusia menjadi lebih rendah dari binatang, kekejaman manusia melebihi binatang. Atas nama kebebasan, narkoba merajalela, kehamilan anak di bawah umur meningkat. Atas nama hak azasi manusia, aborsi diizinkan. Pada saat yang bersamaan orang yang mengizinkan dan menyetujui tindakan aborsi, mereka juga meneriakkan perlindungan bagi binatang. Mereka marah atas pembunuhan binatang, mereka melakukan berbagai cara agar binatang dapat dilindungi, namun, mereka dapat tidur dengan nyenyak ketika jutaan janin dibunuh. Itukah kebebasan yang diimpikan? Di luar Tuhan manusia menjadi budak-budak nafsu yang menghancurkan. Tetapi dengan menjadi hamba kebenaran, manusia akan mencapai puncak kemanusiaannya. Segala kebaikkan akan dilakukannya. Itulah kebebasan yang ditawarkan oleh Kristus.

Catatan Akhir: Peraturan dan Kebebasan

Tuhan memberi banyak peraturan kepada manusia. Buat sementara orang peraturan-peraturan tersebut seperti menghambat kebebasan mereka. Benarkah demikian? Benarkah dengan memberi peraturan Tuhan sedang mengekang kebebasan manusia?

Ada pepatah di dalam bahasa Inggris yang mengatakan: “Rules are made to protect the game, not the game made to pretect the rule.” Ada permainan yang namanya sepak bola atau bola basket karena ada peraturan permainan. Peraturan-peraturan tersebut di buat untuk melindungi keindahan permainan itu sendiri. Tuhan membuat berbagai peraturan untuk melindungi kehidupan itu sendiri, sehingga kehidupan menjadi indah. Apa yang terjadi di Jakarta pada bulan Mei 1998, Rwanda, Uganda, Kamboja adalah ketika manusia tidak takut kepada hukum, dan merasa berada di atas hukum. Manusia membuat hukum semaunya sendiri. Harus ada sebuah hukum absolut yang darinya semua hukum lain berasal. Itulah Alkitab!!!!!

Tuesday, January 12, 2010

TIDAK ADA YANG GRATIS DI DUNIA INI

Judul di atas belakangan ini semakin menguat di dalam benak saya. Semakin lama semakin membuat saya sadar bahwa memang tidak ada yang gratis di dunia ini. Kasihan ya, Saya yang baru sadar :-(

Zaman nenek moyang kita dahulu, sebelum ada alat tukar yang namanya uang, mereka melakukan transaksi secara barter, tukar barang dengan barang. Namun, dengan berkembangnya dunia dan melalui berbagai evolusi, uang muncul menggantikan barter ( Silahkan pembaca klik ke http://id.wikipedia.org/wiki/Uang untuk lebih jelasnya mengenai sejarah uang). Namun apakah barter benar-benar hilang? Tidak! Sistem barter tidak pernah benar-benar hilang. Dia menjadi sistem pembayaran yang tidak terlihat, namun ada dan kita harus membayarnya, seringkali tanpa kita menyadarinya. Bagi kebanyakan kita setelah membeli sesuatu, membayarnya dengan uang lalu selesai. Padahal tidak sesederhana itu. Sewaktu kita membeli sesuatu dengan uang, sebenarnya kita juga membarter sesuatu yang kita atau orang lain miliki. Contohnya, kita membeli sebuah mobil. Kita membayarnya dengan uang, lalu membawa mobil tersebut pulang dari dealernya, selesai?! Tidak! Kita membayar lagi dengan sistem barter. Apa yang kita barter? Kita membarternya dengan cadangan sumber tenaga yang kian menipis, kita membarternya dengan udara bersih buat kita dan makhluk lain bernafas, karena gas emisi buang membuat polusi, akibatnya kualitas kesehatan menurun.

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, kita membeli barang-barang di supermarket atau shopping centre. Cari barang kebutuhan, bayar lalu selesai. Benarkah? Tidak! Untuk membuat barang kebutuhan, pabrik dibangun. Kita membarternya dengan polusi mencemari air dan udara, sampah-sampah yang tidak bisa diurai dalam waktu yang singkat, yang pada akhirnya menyebabkan global warming. Dan masih banyak lagi harga yang harus kita bayar tanpa kita menyadarinya.

DOSA

1. Ada Harganya

Berdasarkan pemahaman bahwa tidak ada yang gratis di dunia ini demikian pula di dalam dunia kerohanian. Keselamatan yang diberikan kepada kita tidak gratis.

"Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat."
1 Petrus 1:18-19


1 Petrus menjelaskannya dengan gamblang. Allah membayar hutang dosa kita dengan nyawa Putra Tunggal-Nya sendiri. Jadi keselamatan tidaklah gratis. Ada harganya dan MAHAL!!!!
Berarti untuk berbuat dosa ada harga yang harus dibayar? Ya! Dosapun tidak gratis! Ada harganya. Dan harganya mahal, makanya manusia tidak mampu membayar harganya, hanya Allah yang sanggup, itupun dengan sistim barter, Dia membarter Putra-Nya untuk menebus kita.

"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
Galatia 3:13

Nah, di sini kita masuk kepada sistim barter. Sewaktu kita akan berbuat dosa tanyakan pertanyaan ini: “Apa yang sebenarnya sedang Saya tukar/barter ketika Saya melakukan dosa ini?” Harga dosa itu mahal, dan konyolnya barang yang kita dapatkan tidaklah sebagus harganya. Harga dosa tidak ada dibanderolnya, anda tidak akan menemukan barcode harga pada dosa. Anda suka, tergoda lalu lakukan transaksi dosa, setelah itu baru harganya di kasih tahu, biasanya dengan perasaan sesal, namun, apa daya, sesal kemudian tak berguna kan? Lalu kita menjadi customer fanatik dari dosa tersebut, nyesal sih, tapi apa daya……

• Adam membayarnya/membarternya dengan kemuliaan Tuhan.
• Esau membayarnya/membarternya dengan hak kesulungannya.
• Bangsa Israel membayarnya/membarternya dengan 40 tahun di padang gurun.
• Korah, Datan dan Abiram membayarnya/membarternya dengan nyawanya dan nyawa 14.700 orang lainnya.
• Musa membayarnya/membarternya dengan hak untuk memasuki Tanah Perjanjian.
• Simson membayarnya/membarternya dengan kehormatan dan kekuatannya.
• Saul membayarnya/membarternya dengan takhtanya.
• Daud membayarnya dengan nyawa anak yang dikandung Batsyeba.
• Amnon membayarnya/membarternya dengan nyawanya dan pemberontakan Absalom.
• Salomo membayarnya/membarternya dengan perpecahan kerajaannya.
• Yunus membayarnya/membarternya dengan perut ikan.
• Imam Eli dan anak-anaknya membayarnya/membarternya dengan hak keimamannya.
• Herodes membayarnya/membarternya dengan nyawanya (ditampar malaikat)
• Yudas membayarnya/membarternya dengan nyawanya.
• Ananias dan Safira membayarnya/membarternya dengan nyawanya.
• Anak-anak Skewa membayarnya/membarternya dengan harga dirinya.
Tanyakan terus menerus pada diri Anda: “Apa sebenarnya yang sedang Saya bayar/barter ketika Saya berbuat dosa ini?”


2. Tidak ada Gold Membership Yang Ada Hanya Platinum Membership

Ada godaan dosa yang mengatakan: “Ayolah coba sekali saja, ini gak akan membunuh kamu kok!” Lalu akhirnya kita mendapati diri kita terikat dengan dosa tersebut. Berapa banyak para morfinis, drugs addict yang “hanya” coba-coba lalu keterusan??? Dari sebutir pil ekstasi, atau satu suntikan, atau satu sebatang ganja lama-lama daya toleransi tubuh kita terhadap zat-zat adiktif tersebut meningkat dan tahu-tahu kita sudah ketagihan dan mendapatkan kartu keanggotaan paltinum.

Pornografi juga mengikat. Dulu kurang lebih 15 - 20 tahun yang lalu untuk mendapatkan materi pornografi itu sangat sulit dan harganya mahal. Namun kini dengan perkembangan tekhnologi digital, tidak sulit dan murah untuk mendapatkan berbagai materi pornografi. Dari satu film porno ke film lainnya, dari satu website dewasa ke website lainnya. Lama-lama kita menjadi ketagihan dan tanpa sadar “harus” memenuhi kebiasaan biologis tersebut. Tidak ada yang bisa bebas dari dosa dengan mudah. Kita pribadi harus membayar harganya. Kadang dengan nyawa kita. So, don’t underestimate sins!!!

3. Suka Atau Tidak Dosa Itu Diwariskan

Pernikahan yang dipenuhi perselingkuhan sedang membarter kebahagiaannya dengan perceraian dan sakit hati 1 generasi dan yang akan mewarisinya kepada generasi berikutnya. Seorang kenalan, produk dari rumah tangga yang hancur karena ayah yang selingkuh pernah berkata: “Saya tidak akan menjadi seperti ayah saya.” Bertahun-tahun kemudia dia menikah dan ternyata dia selingkuh dan meninggalkan anak istrinya. Dia menjadi sama seperti ayahnya yang dia benci. Apa yang terjadi dengan anak-anaknya? Jika mereka tidak mengampuni ayahnya dengan kasih Kristus, tentu nasib mereka sudah jelas, akan ada pengulangan sejarah.

Pernahkah Anda berpikir: “Kenapa ya, Adam dan Hawa yang berbuat dosa, koq, kita yang kena getahnya?” Saya pernah! Jawabannya sederhana, karena di dalam diri Adam ada potensi 6 milyar penduduk bumi saat ini. Sehingga sewaktu dia berdosa dia membawa/mengakibatkan potensi tersebut menjadi tercemar. Sehingga kita diperanakkan di dalam dosa. Singkatnya dosa itu diwariskan. Untuk bebas dari dosa, Perjanjian Baru memakai istilah lahir baru dari benih Adam kedua, yakni Kristus.

“Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.”
1 Korintus 15:45


“Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.”
1Korintus 15:22

“Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. “ Roma. 5:15

Perpecahan dan dosa-dosa raja-raja Israel (berikut umat Israel) diwariskan oleh Salomo yang hatinya berpaling kepada berhala-berhala para istrinya. Berikutnya para raja Israel dan Yehuda mewariskannya kepada keturunannya. Ingatlah, ketika kita berdosa kita sedang mewariskan kutuk bukan saja kepada hidup kita namun hidup keturunan kita, meski mereka belum dilahirkan.

“Engkaulah yang menunjukkan kasih setia-Mu kepada beribu-ribu orang dan yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya yang datang kemudian. Ya Allah yang besar dan perkasa, nama-Mu adalah TUHAN semesta alam,”
Yeremia 32:18

Sebaliknya sewaktu kita hidup benar, maka berkat orang benarpun akan kita wariskan kepada anak cucu kita meski mereka belum dilahirkan.
(Mzm. 37:25).

Diperlukan Tuhan Yesus Kristus sebagai raja terakhir Israel, untuk mematahkan kutuk keturunan tersebut dan membangun kembali pondok Daud dan kerajaan Israel seperti gambaran Allah Bapa. Diperlukan Adam kedua yang sempurna yakni Tuhan Yesus Kristus untuk mematahkan dosa warisan Adam, sehingga kita semua dapat hidup benar dan kudus.

Apa yang sedang kita tukarkan hari ini?

http://leoimannuel.web.id/

Friday, August 7, 2009

Cerita Di Balik Terciptanya Sajak “FOOTPRINTS”

Cerita ini masuk ke inbox Saya beberapa saat yang lalu. Suatu cerita yang menyentuh tentang kehidupan seseorang yang luar biasa. Saya senang bisa share cerita ini ke teman-teman sekalian. Kiranya bisa menjadi berkat buat semuanya.

Sajak tersebut telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tahu bahwa sajak yang berjudul ‘Jejak’ (aslinya: ‘Footprints’ ) sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau.

Pengarang sajak itu adalah Margaret Fishback, seorang guru sekolah dasar Kristen untuk anak-anak Indian di Kanada.

Margaret sangat pendek dan kecil untuk ukuran orang Kanada. Tinggi badannya hanya 147 cm. Tubuhnya ramping dan wajahnya halus seperti anak kecil. Karena itu walaupun ia sudah dewasa dan sudah menjadi ibu guru ia sering diberi karcis untuk anak-anak kalau berdiri di depan loket atau kalau naik bis.

Wednesday, January 7, 2009

Libur tlah usai...

Ah...sudah kerja lagi,,sibuk lagi..jadi inget waktu liburan kemaren...senangnya...bisa bangun siang bersama anak-anak... jalan-jalan ke mal,ancol,kemana-mana bersama suami,,dan anak2 tersayang,,,senangnya..walaupun pembantu pulang kampung..semua bisa terhandle,,apapun dikerjakan dgn sukacita pasti gak terasa capeknya...
Setiap hari anakku rachel bertanya " mama libur ya hari ini? " ketika aku jawab "Iya sayang.." si cantik lantas bersorak gembira..ah,,senangnya...andaikan aku bisa tiap hari libur,,,menjaga dan bermain juga mengurus anak-anakku sendiri...enak juga kali ya pikirku..tapi,,,ada hal lain yang tetap harus dipikirkan,,jadi,,aku harus tetap bekerja..hahaha,, chai yo sari,,
Sekarang libur tlah usai,,kembali beraktivitas seperti biasa..anakku Azriel masuk jam 6.30 pagi..aduh,,pemerintah ini bikin susah aja pikirku pertama kali,,memang sih,,kami jadi harus bangun lebih pagi,,tp..ketika berangkat ke sekolah,,jalanan lumayan lancar,,gak seperti biasanya..baru dekat rumah sudah macet setengah mati..ya..ada plus minusnya juga sih,,memang,,segala sesuatu dirancang untuk mendatangkan kebaikan kepada kita...jadi belajar bersyukur aja deh...
Tahun baru,,,tahun 2009...aku mau memulainya dengan semangat baru,,dalam bekerja..melayani, dan dalam segala aspek hidupku..mau belajar utk berfikir selalu positif,bersyukur dan terus mengandalkan Tuhan dalam hidupku..dalam masa depan keluarga kami.. tahun 2009... ku berharap tahun ini bisa lebih baik dr kemarin,,,lebih baik dalam hal segalanya...
Tahun lalu,,berat..tp bisa diatasi,,dan ketika sekarang kita melihat kebelakang,,,kita jadi tau ada maksud Tuhan dibalik itu,,,ketika kita merasa Tuhan tutup satu pintu,,ternyata memang bukan itu pintu yang terbaik buat kita,,Tuhan mau bukakan pintu lain yang jauh lebih baik,lebih benar dan sesuai rencanaNya...jadi Tuhan..tetap baik,,Tuhan tetap setia,,dan rancangannya sempurna bagi hidup kita.
Tahun ini,,belum tahu,,tp pasti bisa diatasi juga,,karena Tuhan Yesus selalu beserta kita juga..Amin,,,Good luck everybody,,,God Bless You...

Tuesday, December 16, 2008

P U I S I - P U I S I Untuk Istriku

Berikut adalah beberapa puisi yang Saya kumpulkan dari sana sini untuk istri Saya tercinta

I believe that God above created You for me to love

He picked You out from all the rest cause He knew I'd love You for the best

Kecantikan bukan berada pada raut wajah, dia terpancar bagai serunai sinar dari dalam hati. Kahlil Gibran

Ketika kita bertemu dengan orang tepat untuk dicintai. Ketika kita berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, itulah KESEMPATAN
Ketika kita bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlh pilihan, itupun adalah KESEMPATAN
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu sebuah PILIHAN
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walau apapun yang terjadi, itu adalah PILIHAN
Bahkan ketika kita menyadaribahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya, daripada pasangan kita, dan kita tetap memilih untuk mencintainya, itu adalah PILIHAN.
Perasaan cinta, simpati, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah PILIHAN. Pilihan yang kita buat.
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita buat
KITA ADA DI DUNIA BUKAN UNTUK MENCARI SESEORANG YANG SEMPURNA UNTUK DICINTAI, TETAPI UNTUK BELAJAR MENCINTAI YANG TIDAK SEMPURNA DENGAN CARA YANG SEMPURNA

The beauty of a woman is not in the clothes she wears, the figures that she carries, or the way she comb her hait. The beauty of a woman mustbe seen from her eyes. Because that is the doorway to her heart, the place where love resides

THREE THINGS IN LIFE
Three things in life once gone never come back
1. Words
2. Opportunity
3. Time

Three things in life are never sure
1. Dreams
2. Success
3. Fortune

Three things in life that make You a great person
1. Hard work
2. Sincerity
3. Success

Three things in life are most valuable
1. Love
2. Self respect
3. Time

Three things in life must not be lost
1. Peace
2. Hope
3. Honesty

Three things in life that destroy a person
1. Greed
2. Pride
3. Anger

Wanita tidak diciptakan dari kepala laki-laki untuk menjadi atasannya
Wanita juga tidak diciptakan dari kaki laki-laki untuk diinjak-injak

Wanita diciptakan dari rusuk laki-laki
Dekat dengan lengan untuk dilindungi
dan dekat dengan hati untuk dicintai

J. Leo Imannuel
http://leoimannuel.blogspot.com/